Riset Al-Quran & Sains: Kenapa Persaksian Perempuan Setengah Persaksian Laki-laki

Riset Al-Quran & Sains
 Oleh R Syarif Ario Dgs

 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

" …Dan carilah dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antara) kalian. Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya..." (QS. Al-Baqarah: 282)


Sebagian musuh-musuh Islam melontarkan sebuah syubhat dan ditirukan oleh sebagaian orang yang menisbatkan dirinya ke dalam Islam, atau syubhat tersebut di buat oleh orang-orang orientalis dan didengung-dengungkan oleh orang-orang yang "kebarat-baratan". Syubhat tersebut adalah bahwa Islam telah melakukan kezhaliman terhadap wanita, ketika Islam menjadikan wanita setengah dari laki-laki dalam banyak hal, di antaranya adalah masalah persaksian. Maka Islam menjadikan persaksian dua wanita seperti persaksian satu orang laki-laki. Dan untuk membantah syubhat tersebut, maka yang pertama adalah wajib untuk mengkaji tafsir ayat tersebut, kemudian mencari tahu tentang pendapat ilmu pengetahuan modern.

Tafsir Ayat

Disebutkan dalam tafsir ath-Thabari rahimahullah:" Kalau salah satu dari keduanya lupa, maka wanita yang lainnya mengingatkannya." Dalam tafsir al-Baidhawi rahimahullah disebutkan:" Alasan dipertimbangkan jumlah adalah bahwasanya jika salah seorang dari keduanya (saksi wanita) lupa dengan persaksiannya, maka yang lain (saksi wanita yang lain) akan mengingatkannya."

Tafisir dari Imam asy-Syaukani (dalam Fathul Qadiir) menyebutkan:"Abu Ubaid berkata:' Makna تَضِلَّ (hilang/sesat) adalah lupa, dan hilangnya persaksian adalah lupa dengan sebagiannya (sebagian persaksian) dan ingat sebgaian.'"

Dan kesimpulan tafsir-tafsir tersebut adalah bahwa sebab dijadikannya persaksian wanita setengah persaksian laki-laki adalah banyaknya lupa (yang terjadi pada wanita). Lalu, apakah wanita lebih banyak lupa dibandingkan laki-laki?

Pandangan Ilmu Pengetahuan Modern

Dalam sebuah studi modern yang dilakukan oleh para ilmuwan di Sydney, Australia dan hasilnya dipublikasikan oleh media CNN dan BBC dengan judul " Pregnancy does cause memory loss, study says" (Studi Mengatakan:" Kehamilan Menyebabkan Daya Ingat Menurun"). Studi tersebut membuktikan bahwa kehamilan menyebabkan melemahnya ingatan perempuan, dan terkadang keadaan ini terus berlanjut sampai masa setelah lahir, yang mana kehamilan menyebabkan berkurangnya sejumlah sel-sel memori otak ibu sedikit demi sedikit.

Julia Henry, salah seorang wanita pekerja pada penelitian tersebut, yang berasal dari University of New South Wales di Sydney berkata kepada CNN:" Apa yang kami temukan adalah bahwa upaya mental yang berkaitan dengan mengingat rincian-rincian baru atau menunaikan fungsi-fungsi yang multi tahap mengalami gangguan/goncangan."

Dia menambahkan:" Terkadang wanita hamil misalnya, tidak mampu untuk mengingat nomor (telepon) baru, akan tetapi ia akan mudah mengingat kembali nomor-nomor lama yang dahulu ia hubungi (panggil) secara rutin." Henry mengatakan bahwa dia telah membantu Dr Peter Rendell dengan melakukan penelitian ini dengan berlandaskan pada analisis dari 12 penelitian yang mencakup survei terhadap kemampuan mental wanita sebelum dan setelah melahirkan.

Dan ia menoleh pada hasil-hasil dari penelitian tersebut, bahwasanya ia (hasil-hasil itu) mengisyaratkan pada kemungkinan terus berlangsungnya kegoncangan/gangguan ini setahun penuh setelah melahirkan, tanpa bisa memastikan bahwa proses melahirkan akan membuat baik keadaan wanita tersebut setelah masa itu (masa melahirkan), mengingat disebabkan masih dibutuhkannya studi-studi tambahan. Hanya saja studi ini belum bisa menetapkan (menentukan dengan pasti) sebab-sebab dari fenomena ini, mengingat masih dibutuhkannya uji laboratorium tambahan yang lebih mendalam. Meskipun mereka telah meninjau berbagai skenario-skenario yang mungkin menjadi sebabnya, dan yang terdepan adalah perubahan hormon tubuh, dan perubahan gaya hidup yang cepat.

Kesimpulan Pandangan Ilmu Pengetahuan Modern

Ingat wanita hamil mengalami kelemahan dan kegoncangan pada masa-masa kehamilannya, dan bisa jadi ia mengalami hal tersebut (daya ingat menurun) selama satu tahun penuh –kadang-kadang- setelah kehamilan dan bisa jadi lebih lama dari itu disebabkan berkurangnya sejumlah sel-sel otak sedikit demi sedikit, dan juga dikarenakan sebab-sebab yang belum diketahui batasannya sampai sekarang.

Mukjizat Ilmiah Yang Ada Dalam Ayat Di Atas

Ada isyarat (petunjuk) kepada banyaknya sifat lupa pada wanita, oleh sebab itu dijadikan persaksian mereka (para wanita) setengan dari persaksian laki-laki. Dan ini adalah hal yang telah ditetapkan oleh ilmu pengetahuan modern.

Subhaanaka Allahumma wa Bihamdika Asyhadu Allaa Ilaaha Illaa Anta Astaghfiruka wa Atuubu Ilaika

Sumber: لمذا شهادة المرأة نصف شهادة الرجل فى الاسلام

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Riset Al-Quran & Sains: Kenapa Persaksian Perempuan Setengah Persaksian Laki-laki"

Post a Comment