Salinan
manuskrip yang terdapat di Perpustakaan Kitabkhanah, Turki, yang berada
di bawah nama atau nomor urut 3664/Turats al‑Munawwarah, yang ditulis
oleh seorang alim asal Madinah yang menetap di kota Nabi ini pada abad
ke‑3 H. la bernarna Kildah bin Zaid bin Barakah al‑Madani. Manuskrip itu
berjudul Asma al‑Masalik li Ayyam al‑Mahdi al‑Malik li Kulli ad‑Dunya bi Amrillah al‑Malik.
"Dan
perang di sebuah negeri kecil (sebesar tulang) ekor yang menakjubkan.
Seluruh penduduk bumi bertemu disini seakan‑akan negeri itu adalah
negeri yang paling kaya atau negeri yang sedang mengadakan perhelatan
besar. Penguasa negeri itu menyerahkan benderanya kepada kekuasaan jahat
yang datang dari seberang laut yang jauh di barat, yang merupakan awal
dari akhir zaman. Ia
mengumpulkan seluruh meriamnya dari selurah dunia,
dan singgasana kerajaanpun direbut kembali. Irak hancur dalam petaka
yang merupakan awal dari akhir zaman. Penguasa negeri kecil itu menyerbu
pasukan al‑Mahdi, dan tibalah kehancuran negeri ini untuk yang kedua
kalinya, karena penguasanya adalah orang jahat pelaku kerusakan ... 1 Al‑Mahdi pun membunuhnya, dan negeri kecil itu kembali menemukan jasadnya... "2
------------------------------------------------------------
1. Kalimat selanjutnya tersobek dari naskah.
2. Kalimat seterusnya juga hilang tersobek.
Hadits diatas menceritakan tentang Invasi Irak ke Kuwait ->{Negeri sebesar tulang ekor}. dan Kuwait meminta bantuan kepada AS. Disinilah Awal mula petaka Peperangan di Timur Tengah terjadi. Jika Saja Kuwait meminta bantuan Kaum Muslimin, mungkin tidak akan terjadi seperti saat ini. Wallahu'alam
ReplyDeleteJadi nunggu berita tentang pasukan yang diserbu oleh Kuwait ya? dan sosok Al Mahdi adalah orang yang membunuh Raja Kuwait? oke, kita tunggu beritanya....
ReplyDelete