Simbol Bintang David Bukan Milik Nabi Daud ‘Alaihissalam

Oleh M Ardian (maxx_ardian@yahoo.com)


Simbol Israel (Hexagram) yang disebut dengan Bintang David (Star of David, Shield of David, agen David, Solomon’s Seal) bukanlah ditujukan untuk Nabi Daud ‘Alaihissalam. Ini merupakan disinformasi yang biasa dilakukan oleh orang Yahudi. David yang dimaksud adalah David Alroy (David El-Roi) seorang nabi palsu di abad ke-12 dan dianggap sebagai Mesiah yang akan menaklukkan Palestina oleh orang Yahudi kala itu.


Dewa Saturn
Pada masa lampau, simbol tersebut banyak digunakan dalam praktik sihir dan juga pemujaan terhadap Dewa Saturn (nama lain Satan). Kemudian, pada sekitar abad ke-7 SM digunakan oleh para penganut Kabbalah (mistik Yahudi) dalam ajarannya. Baru pada abad ke-17, Hexagram mulai disebut dengan nama Shield of David oleh orang Yahudi, dan diadopsi sebagai lambing dari organisasi Zionis di Kongres Zionis pertama pada tahun 1987.


Penggunaan nama David yang ditujukan kepada David Alroy sesuai dengan cita-cita orang Yahudi untuk menguasai Palestina dan meneruskan usaha dari nabi palsu tersebut. Ketika Negara Israel akhirnya terbentuk, lambang tersebut tetap tetap digunakan pada bendera kebangsaan sebagai ganti bendera Zionis sebelumnya, karena dianggap mewakili identitas bangsa Yahudi.

Pada masa sekarang Hexagram digunakan oleh gerakan Freemason sebagai simbol pada banyak organisasi dan perusahaan yang berada di bawah kendalinya. (Dikutip dari rubrik “Komentar” Majalah Islam Sabili, edisi 16 Juni 2005/9 Jumadil Awal 1426)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Simbol Bintang David Bukan Milik Nabi Daud ‘Alaihissalam"

Post a Comment