Wednesday, October 3, 2012

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... Kisah ini merupakan kisah nyata yang saya alami, saya punya pacar ketika saya Kuliah semester pertama di bangku kuliahku teknik arsitektur, kami begitu dekat, dia seorang yang sangat baik.

Seorang wanita yang sangat saya sayangi, begitu juga dia kepada saya, berselang 2 Tahun kemudian, ketika diperjalanan menuju sebuah kota, dia pergi sendirian menggunakan motor bebek yang sering dia pakai kemana-mana.



Sebelum berangkat dia sempat sms "aku pergi ya, jaga diri baik-baik" nanti aku kabarin kalo udah sampe sana, ternyata hari itu dan sms itu merupakan sms terakhir dia untuk saya.

Hari naas itu terjadi pada dirinya, tidak lama dari berangkat sekitar 30 menit diperjalanan dirinya kecelakaan, sebuah mobil melaju kencang menyerempet, dia terseret sekitar 10 meter dan terdapat luka besar dibagian kepala, saya pun tidak tau itu terjadi, dengan tenangnya saya masih sempat sms dia setelah kecelakaan, dengan bercanda, "iya aku tunggu kamu sampai, hati-hati dan baik, jangan lupa kasih kabar ya".

Sudah larut malam tidak ada kabar sedikitpun dari dirinya, saya bingung harus melakukan apa, saya coba main belakang, itu karena rasa prustasi saya yang sudah berlebihan.

Keesokan harinya saya mencoba menelponnya pagi-pagi buta, handphonenya masih saja tidak aktif, saya pasrah kemudian saya berpikir mungkin chargenya tertinggal.

Dia yang waktu itu sudah dibawa kerumah sakit terdekat blom sadarkan diri, disaat saya bertanya dimanakah dia ?

Siang itu menjelang, saya mencoba jalan-jalan untuk refreshing, tidak lama kemudian ada suara sms di handphoneku, yang berisikan "adik imam, reina sudah pergi",. itu merupakan sms dari kakaknya yang sudah akrab dengan saya.

saya pun menjawab sms itu dengan simple "iya mbak aku sudah tau kok, kemeren kan dia pergi".

disaat saya sedang duduk bersama teman teman, tidak lama handphone kembali bersuara, ada sms balesan dari kakaknya, "imam reina sudah pergi, dan dia pergi untuk selamanya". saya kemudian lemas dengan harapan kalo pergi untuk selamanya bukan meninggal melainkan pindah rumah.

saya langsung menelpon, ketika diangkat tidak ada sedikitpun percakapan, selain saya mendengar raung tangisan yang sejadi jadinya. tidak lama saya pingsan.

saya pun sudah sadar ketika saya sudah dirumah, saya tidak tau apa yang terjadi, yang saya tau hanya saya ingin bertemu reina, saya langsung pergi kerumahnya malam itu, saya melihat sudah ramai orang orang berpeci, saya masih sempat bingung apa yang terjadi, ketika saya masuk, saya melihat sebujur mayat di tengah tengah ruangan tamu rumah itu.

Saya terhenyak, dan saya dengan sekejab mendekat,saya bertanya kepada orang-orang, siapa yang meninggal, dan mereka mengatakn reina,saya berteriak sejadi-jadinya, saya melihat wajah reina yang terdapat goresan-goresan luka, saya tidak bisa membayangkan lemahnya saya saat itu.

Seseorang yang sudah sangat lama saya kenal pergi untuk selamanya,saya sadar kematian bisa kepada siapapun, saya, anda dan siapapun, sesuai kehendak dan waktunya.

3 Tahun berselang, saya berulang kali mimpi tentang dirinya, terakhir 5 hari yang lalu tepat tanggal 15 oktober saya kembali bermimpi, mimpi yang menyadarkan saya betapa sayang dia kepada saya, dan menyadarkan saya bahwa apa yang harus kita lakukan di dunia ini lebih baik.

dalam mimpi itu, saya bermimpi seperti nyata dan benar-benar terlihat nya, kami bertemu di depan kampus, saya bercerita-cerita, didalam mimpi itu saya sadar bahwa dirinya sudah meninggal, saya bilang sudah lama kita tidak bertemu ya, "iya sudah hampir 3 tahun ini" jawabnya, saya kangen kamu timpal kembali jawaban saya.

Saya bertanya, selama 3 tahun didalam kubur apa yang kamu lakukan, Dia menjawab dengan santai, tapi ternyata ini adalah peringatan besar untuk saya, dan anda, jawabannya sangat sederhana " mam kalo saya ceritakan apa yang terjadi kepada saya selama 3 tahun didalam kuburan, tidak akan ada lagi kejahatan di dunia".

Siksaan dan hukuman yang tidak pernah dibayangkan orang yang masih hidup, dan kamu berbuat sebaik mungkin sebelum ajal dan meninggal seperti aku.
Aku pengen hidup sehari saja untuk memperbaiki semua kesalahan aku.
itu kalimat ucapan reina yang membuat jantung saya langsung berdetak.

Tidak lama dalam mimpi itu dia mau pamit dan pergi, dan yang saya sangat herankan seperti sebuah kenyataan, ini seperti reka ulang 3 tahun yang lalu, dia pamit seperti disaat saat kematiannya, dia bilang baik-baik ya, jaga diri, dia pergi menggunakan motor dan pakaian yang sama pada saat kecelakaan, aku bilang, aku mau ikut, aku tidak mau kamu pergi, gak usah ikut aku. tidak lama dia pergi, aku kejar dan dia telah menghilang.

saya tersadar dari tidur dan disaat saya tersadar, tubuh langsung merinding, tapi sangat segar tidak seperti biasanya, saya berpikir mungkin mimpi itu membawa saya kedalam alam lain, karena konon 1 hari di dunia, perbandingannya sekian kali lipat di alam sana.

Sampai saat ini saya masih saya masih sangat terpikir dengan pesan-pesannya, bahwa betapa menyesalnya kita bila kita tidak berbuat sebaik mungkin di dunia, karena kita tidak tau ketika kita sudah meninggal, apa yang akan terjadi dialam sana, semoga dengan cerita saya ini bisa menggugah kita.

Mari kita menabung amal ibadah kita dari sekarang, karena ketika kita mati sudah tidak ada kesempatan lagi.


Wallahua’lam bish Shawwab...


FOLLOW TWITTER : ZILZAAL FANS 
IKUTI BERITA ZILZAAL DI GOOGLE PLUS ZILZAAL 
IKUTI FACEBOOK ZILZAAL DI : ZILZAAL BLOG
Categories:

32 comments:

  1. gan, jgn suka nakut2in ahk, jd takut nieh aqu gemetaran gan !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu bukan menakut-nakuti tpi mmng bnr adanya krn siksa kubur memang benar2 ada,,, kpada wanita berhati2 lah krn tdak mnutup aurat seperti yg di perintahkan Allah,,,
      jadilah muslimah yg sebenar2nya muslimah, sahabatku. agar kita selamat dari azab Allah yg amat pedih, semoga kita termasuk orang2 yang beruntung...

      Delete
    2. q jd trmenung bca ni crita smoga amal ibadh rei d trima d sisi allah swt,,bagi yg d tinggalkan tetaplah saudara mengirimkan surat alfatehah dan khususkan untuknya ,,
      smoga qt smua sadar betapa petingnya hidup yg shari ini jika dmgunakan untuk beribadah apalagi qita d brikan umurmyang panjang

      Delete
    3. wah ceritanya bikin pengen sholat T.T

      Delete
    4. jadi takut gw klw dah dengan ceritanya...
      moga-moga ajha dia tenana gay....!!!

      Delete
  2. Terima kasih guys atas kisahnya......insya allah bermanfaat.....!!!!!

    ReplyDelete
  3. Thanks kisahnya,,mampu membuatku terbuka

    ReplyDelete
  4. insyaallah bermanfaat, bisa menjadi renungan
    ....tks ya

    ReplyDelete
  5. alhamdulillah kita yang masih diberi kesempatan,segeralah bertaubat..
    semoga kita diberikan ampunan dan rahmat yang luas oleh Allah SWT.. Amin Yaa Rabbal Alamin

    ReplyDelete
  6. bener itu.. sungguh menyenuh hati... mulailah berbuat baik dari hal yang paing kecil..

    ReplyDelete
  7. tanpa melihat ini cerita nyata ataupun tidak, secara hakekatnya memang seperti itu, tinggal kita menyikapinya sebelum azal kita menjemput.

    ReplyDelete
  8. Semoga Allah SWT senantiasa mununjukkan jalan menuju Taubat,,,,
    Amin... terimakasih saudara untuk kisah nya... bagi yg baca, yuk kita kirimkan Alfatihah buat Reina... Semoga dia bs lebih tenang... Amin.....

    ReplyDelete
  9. assalamualaikum..
    terima kasih ceritanya gan
    fiksi atau nyata nya cerita ni,sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  10. assalam... teng Q atas ceritanya...! saya jd termenung membacanya...! Btapa ruginya saya selam ini....!

    ReplyDelete
  11. kisah yang bermanfaat! salam kenal gan!

    ReplyDelete
  12. Trma Ksh ceritanya,,,smga kita d'berikan ksadaran tuk mnjdi mnusia yg lbh baik lgi slma msh hdp,,,amin

    ReplyDelete
  13. "Komentar Anda akan terlihat setelah disetujui"

    Disetujui fahamnya atau cara menganalisisnya?. Sepertinya beberapa komentar saya di blog ini tidak pernah terlihat/dimunculkan. Munculkan dong, biar orang banyak membacanya. Siapa tahu kaum muslimin akan lebih kritis dan cerdas alias tidak taklid buta.

    ReplyDelete
  14. siksa kubur itu jelas dan pasti ada, segera setelah tujuh langkah pelayat meninggalkan makam, malaikat munkar dan nakir menyoal kita dengan pertanyaan2 : siapa Tuhanmu, siapa Nabimu, siapa saudaramu....... dan amal kitalah yang menjawabnya. Semua anggota tubuh kita adalah saksi perbuatan kita selama hidup di dunia. Amal ibadah kitalah yang menentukan selamat atau tidaknya kita dari azab kubur. izin copas yaaa!! makasih

    ReplyDelete
  15. ceritanya lumayan,tp sama kisahku, waktu itu..

    ReplyDelete
  16. terima kasih ya atas ceritanya ,smg kt yg membacanya bs mengambil hikmahnya dan kt selalu d tunjukkan jalan yg lurus aminnnnn

    ReplyDelete
  17. ceritanya bagus. kunjungi blog sya juga yah di natastories.blogspot.com
    tulisan pertama saya untuk novel cinta :)

    ReplyDelete
  18. ceritanya bagus, memeberi makna buat kita.
    baca blog saya juga yah, di natastories.blogspot.com
    itu tulisan pertama saya di blog:)

    ReplyDelete
  19. cerita cinta sejati sudah meninggalpun masih bisa ketemuan, wah hebat,, apalagi pesan pacarnya itu bagus banget,, mudah-mudahan kita menjadi lebih baik dan lebih ingat mati.

    ReplyDelete
  20. Assalamu alaikum wr.wb.
    Wah ceritax bkin merinding...
    Bgtu indahnya cinta ini, dalam dunia berbedapun masih sling mngingatkan..!!!

    ReplyDelete
  21. subhaalloh... itu sebuah peringtan...
    ..

    ReplyDelete
  22. Kisah yang membuat air mata menetes, semoga bisa jadi pelajaran
    http://brillyelrasheed.blogspot.com/2014/06/taubat-yang-terhambat.html
    http://brillyelrasheed.blogspot.com/2014/06/pendosa-yakinlah-allah-maha-penerima.html
    http://brillyelrasheed.wordpress.com/2013/08/29/tawadhu-dan-taubat/

    ReplyDelete