Monday, August 6, 2012


 
 1. Artis butuh manager,

        tapi ustadz butuh perpustakaan.

 2. Artis lewat manager minta bayaran tinggi dan pakai tarif,

        tapi ustadz lebih sering dibayar dengan ucapan “syukran”.

 3. Artis tampil sesuai selera dan permintaan pasar,

        tapi ustadz menyampaikan risalah langit.

 4. Artis tidak belajar ilmu agama,

        tapi ustadz wajib nyantri dan kuliah bertahun-tahun.

5. Artis haus popularitas,

         tapi ustadz haus ilmu dan hidayah.

    6. Artis hidup akrab dengan dusta, gosip dan kepalsuan,

        ustadz akrab dengan kewaraan, kesederhaan dan kerendahan hati.

    7. Artis mengumpulkan penonton yang membeludak,

         ustadz mendidik dan melahirkan calon ulama.

    8. Artis butuh yel-yel, kostum, joget, nyanyi dan akting,

        ustadz mengajar lewat hati.

    9. Artis ceramah biar orang tertawa menangis dan menghibur,

        ustadz mengajarkan ilmu agar Allah turunkan hidayah.

    10. Artis butuh media, TV dan wartawan khususnya infoteinmen,

           tapi ustadz butuh majelis ilmu, kitab dan perpustakaan.

    11. Artis sering jadi bintang iklan,

           tapi ustadz lebih suka bicara kebenaran.

    12. Artis dikerumuni sesama artis dan fans,

            sementara ustadz dikerumuni orang-orang yang ingin mengaji dan mensucikan diri.
Categories:

9 comments:

  1. DAHULU, terkadang kita rindu AGAR ada ustadz yg hadir di TV, agar syiar agama sampai merata (khusus'a kalangan artis, terkadang ane jg bingung, salahkan atw apakah tepat bila menyampaikan melalui TV kepada para artis..??

    apakah ada perasaan sedih bila di TV yg hadir hanya para pendeta saja..??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, Innamal a'malu binniyat, segala amal tergantung dari niatannya. Husnuzhan saja n ambil ilmunya.
      #Ambil yg baik, buang yg buruk

      Delete
  2. yang nomor 4 ane agak kurang setuju gan, kata siapa artis gak belajar ilmu agama? artis yang mana dulu yang dimaksud?
    tulisan ini terkesan menggeneralisir 'artis' sebagai orang yg cuma mengejar popularitas padahal enggak semua artis seperti itu.
    saya kira orang2 yang yang bekerja di dunia televisi khususnya ustadz TV menggunakan TV sebagai ladang dakwah mereka yang menurut mereka strategis karena sebagian orang indonesia lebih suka nonton TV daripada dateng ke masjid.
    saya ambil contoh deddy mizwar, dia artis kondang, tapi menurut saya dia juga seorang ahli agama yang kreatif luar biasa. bisa memasukkan nilai2 islam secara halus dalam acara yg dia bintangi (lorong waktu, para pencari tuhan, dll.
    begitu gan, jadi kalau menurut saya agan cuman sebel ama ustadz artis yang lalu lalang di infotainment kayak ustadz solmed, UJ, dll. tetapi menggeneralisir semua ustadz yang ada di tv, padahal enngak semuanya sama.
    gitu gaan, afwan ya sebelumnya.

    ReplyDelete
  3. ada di sini : http://menujubermartabat.wordpress.com/2012/07/12/ustadz-selebritis-mematok-tarif-rp30juta15-menit/

    ReplyDelete
  4. husnudz dzan lebih elegan dibanding spekulasi. do'akan aja mereka supaya mereka sadar dan menjadi ustdz beneran,..
    semua akan ditimbang amalannya sahabatku.....

    ReplyDelete
  5. astagfirullah , ga boleh nuduh sembarangan , ingat semuanya akan dibalas kawan

    ReplyDelete
  6. setuju skrng bnyak ustad tp kelakuan kaya ARTIS,harusnya mereka berdakwah tanpa tarif yg gila-gilaan..

    ReplyDelete